Visual Basic adalah salah satu bahasa
pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintahperintah yang
dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Bahasa
pemrograman Visual Basic, yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991,
merupakan pengembangan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s
All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikembangkan pada era 1950-an.
Visual Basic merupakan salah satu Development Tool yaitu alat bantu
untuk membuat berbagai macam program komputer, khususnya yang menggunakan
sistem operasi Windows. Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer
yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP).
1.2
Mengenal Integrated Development Environment (IDE) VB 6
Aktifkan VB 6 melalui tombol Start >
Programs > Microsoft Visual Studio 6.0 > Microsoft Visual Basic 6.0. Tunggulah
beberapa saat hingga muncul tampilan berikut :
Pilih Standard
EXE dan klik tombol Open.
Anda
akan melihat tampilan area kerja atau IDE VB 6. Kenali bagian-bagian utama di
dalam IDE VB 6 berikut ini :
1.: Mengidentifikasi Masalah Fungsionalitas Jaringan pada Perangkat Melalui
Gejala yang Muncul
a.Uraian
Materi 1
Mendiagnosis
permasalahan perangkat yang tersambung jaringan merupakan pekerjaan yang harus
dilakukan oleh administrator jaringan. Pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan
kesabaran yang tinggi agar di dapat hasil yang baik.
Komputer yang
terhubung jaringan sering kali mengalami gangguan maupun kerusakan baik dari
sisi hardware atau software. Hal ini disebabkan oleh
banyaknya pengguna komputer yang terhubung dalam sistem jaringan.
Jaringan
komputer sangat rawan terhadap ganguan atau kerusakan dikarenakan banyak sekali
faktor yang dapat menyebabkan terjadi ganguan atau kerusakan pada jaringan
tersebut. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan adalah:
1)Tegangan
Listrik
Tegangan listrik dapat
menyebabkan ganguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering
terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN. Hal tersebut sangat
mempengaruhi dikarenakan semua peralatan yangkita gunakan bersumber pada listrik. Sumber listrik yang kita gunakan
tidak baik atau tidak stabil, dapat menyebabkan peralatan yang kita gunakan
mudah rusak. Komputer yang kita gunakan sering mati mendadak karena sumber
listrik mati dapat menyebabkan komputer yang kita gunakan akan cepatrusak. Sehinga akan mempengaruhi jaringan
apabila terjadi kerusakan pada komputer workstation
maupun di komputer server.
2)Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan
Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung jaringan
disebabkan oleh korosi (berkarat) dan rusak. Korosi yang terjadi dikarenakan
ruang atau tempat jaringan yang lembab dan juga pemakaian yang suah terlalu
lama tanpa adanya perawatan yang berkala.
Dalam sistem
jaringan LAN sering kita menyebut permasalahan yang menyebabkan seluruh atau
sebagian jaringan terganggu disebut jaringan dalam kondisi down. Down dalam jaringan
bisa kita artikan sedang turun atau tidak bekerja secara maksimal. Down dapat meyebabkan komunikasi dalam
jaringan menjadi lambat atau tidak bekerja sama sekali. Kondisi tersebut yang
perlu ditangani sehingga jaringan dapat bekerja dengan baik dan kembali normal.
Istilah Down dalam jaringan komputer
LAN berbeda dengan Down pada jaringan
Warnet (warung Internet). Down pada
jaringan LAN disebabkan sistem dalam jaringan LAN tersbut atau karena tidak
berfungsinya peralatan maupun komponen dalam jaringan LAN tersebut. Down pada Warnet disebabkan oleh banyak
sekali faktor diantaranya pengaruh dari jaringan LAN yang ada dalam
warnet,dari Provider (jasa pelayanan akses internet) yang mengalami gangguan
dan bisa juga dari line telphon yang
penuh sehingga menyebabkan akses ke internet tidak dapat dilakukan.
Down dalam
jaringan LAN lebih mudah penanganannya apabila dibandingkan dengan Down pada Warnet. Down dalam jaringan LAN lebih mudah diatasi karena kita dapat
mendeteksi melalui indikator-indikator yang dapat kita lihat.
Indikator-indikator
tersebut memberikan isarat jika terjadi kerusakan atau tidak berfungsinya
komponen.Indikasi kerusakan pada masing
masing komponen dapat diuraikan sebagai berikut:
a)Server
Server adalah komputer yang biasanya
dikhususkan untuk penyimpanan data atau system operasi berbasis network (Network Operating System), berisikan daftar user yang diperbolehkan masuk ke server tersebut. Jadi apabila komputer server mengalami kerusakan atau gangguan secara otomatis seluruh
jaringan tidak berfungsi karena server merupakan
pintu masuk dan sebagai pusat jaringan tersebut. Jadi apabila seluruh jaringan
tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server.
b)Workstation
Workstation adalah komputer yang memanfaatkan
jaringan untuk menghubungkan komputer tersebut dengan komputer lain atau
komputer tersebut dengan server.
Pemanfaatan jaringan tersebut dapat berupa sharing
data, sharing printer dan sebagainya.
Apabila terjadi kerusakan pada komputer workstation
berarti komputer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak
dapat berkomunikasi dengan komputer
server maupun komputer lain dalam jaringan tersebut.
Mempersiapkan
Instalasi Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI (Graphical User Interface)
1) Pendahuluan
Sistem
operasi merupakan penghubung antara
pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi
secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada
sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan ke pemakai sehingga
memudahkan penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.
Sistem operasi jaringan
atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan
komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone,
bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak
sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping
berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola
sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.
Sistem
operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik.
Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang
disediakan yaitu berupa mode text dan
mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer
dengan tampilan text. Mode text digunakan jika spesifikasi hardware
komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi
berbasis text akan mempercepat proses
instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menarik dibandingkan dengan mode
Grafis (GUI).
Metode
instalasi sistem operasi berbasis GUI, mempunyai tampilan grafis yang lebih
menarik dan memudahkan dalam proses instalasi sehingga sering dipilih oleh
pemakai sistem operasi. Dengan perkembangan hardware komputer yang
semakin baik menjadikan faktor kecepatan tidak menjadi kendala dalam proses
instalasi.
Sistem
operasi komputer telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik untuk
keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat
digunakan dalam sebuah komputer baik stand
alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 3.1,
Win 9x, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT), Unix, San Solaris, Linux Series
(Redhat, Debian, SUSE, Mandrake, Knoppix), Mac, dan lain sebagainya.
Masing-masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga
diperlukan analisis dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan
kebutuhan.